Tutorial Akurat Memilih Komputer Gaming: Nggak Wajib Mahal Kok!

 


Mau membeli sebuah komputer jinjing gaming tapi keder manakah komputer jinjing yang pas dan pantas dengan budget yang dimiliki? Di bawah ini terdapat beberapa poin yang diubahsuaikan dari Jalan Tikus yang perlu kau perhatikan sebelum membeli sebuah notebook untuk memanjakan kamu yang hobi bermain game. Yang dipikiran orang-orang selama ini adalah notebook gaming merupakan sebuah laptop yang mempunyai spesifikasi tinggi dengan desain yang menarik perhatian. Dengan spesifikasi tinggi inilah yang membuat harganya tidak murah dibandingi dengan komputer jinjing atau ultrabook umum.

Prosesor
Prosesor yaitu otak dari sebuah laptop. Semakin tinggi sebauh prosesor, tentu performa dari laptop gaming hal yang demikian akan kian bagus. Jinjing gaming saat ini umumnya sudah dilengkapi dengan prosesor tinggi, baik itu Intel ataupun AMD. Jikalau kau merupakan salah satu pemain game berat dengan durasi panjang, lebik baik kau memilih sebuah komputer jinjing dengan prosesor Intel, karena prosesor ini terbukti lebih hemat energi dan tak pesat panas.

Pada notebook gaming dengan prosesor Intel, pastikan kamu memilih laptop dengan prosesor berlabel MQ atau HQ (model: i7-6700HQ). Jangan memaksa prosesor berlabel U untuk diterapkan bermain game, karena prosesor berlabel U lazimnya diaplikasikan untuk hal-hal ringan saja. Minimal prosesor Intel yang dibutuhkan dari laptop gaming yaitu Intel Core i5, yang dianjurkan yakni Intel Core i7. Meskipun untuk prosesor AMD, pilihlah seri A10 atau FX Series. Mutu lain yang perlu diamati ialah kecepatan prosesor (GHz), semakin tinggi angka GHz, maka akan semakin kencang prosesor notebook tersebut.

VGA
VGA yakni graphic card yang merupakan salah satu komponen lebih-lebih dalam memilih sebuah komputer jinjing gaming berkwalitas. Meskipun VGA sangat memberi pengaruh tampilan dan mutu game yang kita mainkan. Minimal VGA yang dibutuhkan dalam laptop gaming yaitu Nvidia GeForce GT840 dan Nvidia FTX Series sepeerti GTX950, GTX960, GTX970, atau GTX980. Padahal untuk VGA AMD, kau dapat mencoba seri R7 230 ke atas atau R9 Series.

RAM
RAM juga menjadi salah satu bagian penting dalam memilih laptop gaming. Pastikan kau membeli laptop gaming yang mempunyai RAM di atas 4 GB. Sebagian juga bisa memilih laptop gaming yang menyediakan slot RAM tambahan yang sungguh-sungguh berkhasiat seandainya kamu berkeinginan upgrade RAM. Game-game berat dikala ini seperti GTA V, Mad Max, dan Watch Dog memerlukan paling tak RAM 8 GB agar bisa berjalan dengan baik.

Media Penyimpanan
Ada dua media penyimpanan pada sebuah notebook, ialah SSD dan HDD. Pada notebook gaming, lebih bagus kamu memilih notebook yang memiliki HDD minimal 1 TB. Pasalnya game dikala ini amat memakan banyak storage dikala diinstal.

Tenaga laptop gaming terbaru dikala ini menyediakan slot untuk menambah HDD agar penyimpanannya bisa ditambah, hal ini juga dapat menjadi pertimbangan kau dalam memilih laptop gaming.

Baterai
Karena bendung baterai pada komputer jinjing gaming kerap kali menjadi dilema bagi banyak pengguna. notebook gaming berkualitas mengaplikasikan spesifikasi tinggi dan kinerja yang cukup berat. Lebih bagus kamu membeli komputer jinjing dengna baterai yang gampang dilepas, agar gampang menggantinya ketika baterai sudah rusak.

Baca Artikel Terkait Tentang https://laptopgamingmurah.id

4 RAGAM KEGIATAN OUTDOOR PAUD



Kegiatan bermain di luar ruangan berdasarkan sebuah penelitian menampakkan bahwa keterampilan motoric kasar seperti keseimbangan, kelincahan, dan tenaga bisa meningkat setelah dikasih perbuatan dengan mengaplikasikan Alat Permainan Edukatif(APE) outdoor adalah tali, penanda/cone, dan tangga majemuk.
Alat Permainan Edukatif(APE) outdoor ialah alat permainan yang berada di luar ruangan yang dapat dipakai sebagai sarana untuk bermain yang mengandung nilai pendidikan(edukatif) dan memaksimalkan seluruh aspek perkembangan buah hati umur dini.
Disini bisa dilihat jenis-tipe kegiatan outdoor menurut perkembangannya.

1. Kegiatan outdoor yang meningkatkan perkembangan jasmani
• Meluncur
• Berayun
• Bergoyang-goyang
• Mendaki
• Mengatur keseimbangan
• Merangkak
• Melompat
• Berguling
• Mendorong/menarik
• Berlari
• Melempar dan menangkap
• Bermain kerja sama
• Bermain persaingan
• Membangun
• Berjalan
• Mengumpulkan/membagikan
• Memegang.merapikan
• Bersembunyi
• Mengurutkan
• Menggali
• Mencari benda

2. Kegiatan outdoor yang meningkatkan perkembangan emosional
• Bermain rumah tangga
• Ekspresi diri
• Bermain sendiri
• Perawatan diri
• Berani mengambil resiko
• Membuat music
• Partisipasi dalam klasifikasi
• Menangani keadaan sulit
• Bermain acting
• Merekonstruksi ulang
• Bermain fantasi
• Bereksperimen
• Tanggap kepada keperluan pribadi

3. Kegiatan outdoor yang meningkatkan perkembangan kognitif
• Mendengar
• Mengatasi dilema
• Memperhatikan
• Menggunakan alat
• Membuat sesuatu
• Mencocokkan
• Menyebutkan
• Mengidentifikasi
• Orientasi spasial(ruang)
• Meniru mimic wajah
• Menulis
• Bermain soliter

4. Aktivitas outdoor yang meningkatkan perkembangan social
• Bermain golongan
• Bekerjasama menuntaskan permasalahan
• Mendengar
• Eksplorasi golongan
• Menarikan
• Berkomunikasi
• Mencontoh perilaku orang
• Membuat proyek Bersama
• Menyanyi Bersama
• Mempelajari fakta
• Menyelidiki sesuatu
• Bermain fantasi secara kategori
• Bereksperimen dengan benda

Lalu hal-hal yang perlu dilihat dalam kesibukan outdoor yakni:

• Kesibukan yang dipilih tergantung tujuan pelajaran yang ingin ditempuh lewat sarana bermain outdoor
•Penerapan satu sarana bermain outdoor bisa menimbulkan sebagian aktivitas bermain yang dapat meningkatkan berbagai aspek perkembangan sekaligus. Sebagai model: ketika anak bermain ayunan, anak bisa menjalankan kegiatan: komunikasi, bernyanyi, berangan-angan, berayun, mensupport, belajar fakta(angina), mengamati, mengambil resiko(agar tidak jatuh dari ayunan), merencanakan.

Baca Artikel Terkait di volnia

4 JENIS KEGIATAN OUTDOOR PAUD



Kegiatan bermain di luar ruangan berdasarkan sebuah penelitian menampilkan bahwa keterampilan motoric kasar seperti keseimbangan, kelincahan, dan energi dapat meningkat setelah diberi tindakan dengan menerapkan Alat Permainan Edukatif(APE) outdoor ialah tali, penanda/cone, dan tangga majemuk.
Alat Permainan Edukatif(APE) outdoor merupakan alat permainan yang berada di luar ruangan yang bisa dipakai sebagai sarana untuk bermain yang mengandung skor pendidikan(edukatif) dan memaksimalkan seluruh aspek perkembangan anak usia dini.
Disini dapat diperhatikan ragam-tipe aktivitas outdoor menurut perkembangannya.

1. Aktivitas outdoor yang meningkatkan perkembangan fisik
• Meluncur
• Berayun
• Bergoyang-goyang
• Mendaki
• Mengendalikan keseimbangan
• Merangkak
• Melompat
• Berguling
• Menunjang/menarik
• Berlari
• Melempar dan menangkap
• Bermain kerja sama
• Bermain kompetisi
• Membangun
• Berjalan
• Mengumpulkan/membagikan
• Memegang.merapikan
• Ngumpet
• Mengurutkan
• Menggali
• Mencari benda

2. Kesibukan outdoor yang meningkatkan perkembangan emosional
• Bermain rumah tangga
• Ekspresi diri
• Bermain sendiri
• Perawatan diri
• Berani mengambil resiko
• Membikin music
• Partisipasi dalam kelompok
• Menangani keadaan sulit
• Bermain acting
• Merekonstruksi ulang
• Bermain fantasi
• Bereksperimen
• Tanggap kepada kebutuhan pribadi

3. Kegiatan outdoor yang meningkatkan perkembangan kognitif
• Mendengar
• Menuntaskan masalah
• Melihat
• Menerapkan alat
• Membuat sesuatu
• Mencocokkan
• Menceritakan
• Mengidentifikasi
• Orientasi spasial(ruang)
• Mengikuti mimic wajah
• Menulis
• Bermain soliter

4. Kegiatan outdoor yang meningkatkan perkembangan social
• Bermain kelompok
• Bekerjasama mengatasi situasi sulit
• Mendengar
• Eksplorasi kelompok
• Menari
• Berkomunikasi
• Mencontoh perilaku orang
• Membikin proyek Bersama
• Berdendang Bersama
• Mempelajari fakta
• Menyelidiki sesuatu
• Bermain fantasi secara klasifikasi
• Bereksperimen dengan benda

Lalu hal-hal yang perlu dilihat dalam kesibukan outdoor yakni:

• Kegiatan yang dipilih tergantung tujuan pelajaran yang berharap ditempuh melewati sarana bermain outdoor
•Pemakaian satu sarana bermain outdoor dapat memunculkan sebagian kesibukan bermain yang bisa meningkatkan bermacam-macam aspek perkembangan sekalian. Sebagai contoh: dikala si kecil bermain ayunan, anak bisa menjalankan aktivitas: komunikasi, bernyanyi, bermimpi, berayun, mendorong, belajar fakta(angina), memperhatikan, mengambil resiko(agar tak jatuh dari ayunan), merencanakan.

Baca Artikel Terkait di www.volnia.com

4 JENIS KEGIATAN OUTDOOR PAUD



Aktivitas bermain di luar ruangan berdasarkan sebuah penelitian menampilkan bahwa keterampilan motoric kasar seperti keseimbangan, kelincahan, dan energi dapat meningkat sesudah diberi tindakan dengan memakai Alat Permainan Edukatif(APE) outdoor yaitu tali, penanda/cone, dan tangga majemuk.
Alat Permainan Edukatif(APE) outdoor yakni alat permainan yang berada di luar ruangan yang bisa dipakai sebagai sarana untuk bermain yang mengandung nilai pengajaran(edukatif) dan mengembangkan seluruh aspek perkembangan si kecil usia dini.
Disini dapat dipandang macam-jenis kesibukan outdoor menurut perkembangannya.

1. Kesibukan outdoor yang meningkatkan perkembangan jasmaniah
• Meluncur
• Berayun
• Bergoyang-goyang
• Mendaki
• Mengendalikan keseimbangan
• Merangkak
• Melompat
• Berguling
• Mensupport/menarik
• Berlari
• Melempar dan menangkap
• Bermain kerja sama
• Bermain persaingan
• Membangun
• Berjalan
• Mengumpulkan/membagikan
• Mengontrol.menata
• Bersembunyi
• Mengurutkan
• Menggali
• Mencari benda

2. Kesibukan outdoor yang meningkatkan perkembangan emosional
• Bermain rumah tangga
• Ekspresi diri
• Bermain sendiri
• Perawatan diri
• Berani mengambil resiko
• Membuat music
• Partisipasi dalam kelompok
• Menangani dilema
• Bermain acting
• Merekonstruksi ulang
• Bermain fantasi
• Bereksperimen
• Tanggap terhadap kebutuhan pribadi

3. Aktivitas outdoor yang meningkatkan perkembangan kognitif
• Mendengar
• Memecahkan problem
• Memandang
• Memakai alat
• Membuat sesuatu
• Mencocokkan
• Menceritakan
• Mengidentifikasi
• Orientasi spasial(ruang)
• Meniru mimic wajah
• Menulis
• Bermain soliter

4. Kesibukan outdoor yang meningkatkan perkembangan social
• Bermain kategori
• Bekerjasama menuntaskan problem
• Mendengar
• Eksplorasi golongan
• Menari
• Berkomunikasi
• Mengikuti perilaku orang
• Membuat proyek Bersama
• Bernyanyi Bersama
• Mempelajari fakta
• Menyelidiki sesuatu
• Bermain fantasi secara kelompok
• Bereksperimen dengan benda

Lalu hal-hal yang perlu dilihat dalam kegiatan outdoor adalah:

• Kegiatan yang dipilih tergantung tujuan pelajaran yang mau ditempuh melalui sarana bermain outdoor
•Penerapan satu sarana bermain outdoor bisa memunculkan beberapa kegiatan bermain yang dapat meningkatkan beraneka aspek perkembangan sekalian. Sebagai figur: saat buah hati bermain ayunan, anak bisa melakukan kesibukan: komunikasi, bernyanyi, berkhayal, berayun, menunjang, belajar fakta(angina), mengamati, mengambil resiko(agar tak jatuh dari ayunan), merencanakan.

Baca Artikel Terkait di volnia.com

Mengetahui alat alat Laboratorium Mikrobiologi beserta Fungsinya

 


Sebalum kita bekerja atau mengerjakan praktikum di lab mikrobiologi ada bagusnya kita terlebihdahulu mengenal alat alat Lab Mikrobiologi beserta fungsinya. sebagai seorang analis sungguh-sungguh penting mengenal peralatan apa saja yang akan kita butuhkan ketika berprofesi atau praktik di dalam Lab. Misalakan ketika kita sedang malakukan analitik (dengan merujuk pada suatu metode tertentu) karenanya kita wajib mengenali alat apa saja yang kita perlukan agar saat mengerjakan analisa kita tak terhenti ditengah jalan karena alat yang kita butuhkan tidak ada, sekiranya telah terjadi hal seperti itu kan amat disayangkan sekali waktu dan daya kita terbuang percuma.

Equipment

1.Ose / Jarum Inokulum (inoculating loop)

jarum inokulum berfungsi untuk memindahkan biakan untuk ditanam/ditumbuhkan ke media baru. Jarum inokulum biasanya terbuat dari kawat nichrome atau platinum sehingga bisa berpijar jika terkena panas. Wujud ujung jarum bisa berbentuk lingkaran (loop) dan disebut ose atau inoculating loop/transfer loop, dan yang berbentuk lurus disebut inoculating needle/Transfer needle. Inoculating loop sesuai untuk menjalankan streak di permukaan agar, meskipun inoculating needle pantas digunakan untuk inokulasi secara tusukan pada supaya tegak (stab inoculating.

2.Mikropipet (Micropippete) dan Tip

Mikropipet ialah alat untuk memindahkan cairan yang bervolume cukup kecil, umumnya kurang dari 1000 μl. Banyak alternatif kapasitas dalam mikropipet, misalnya mikropipet yang bisa dikendalikan volume pengambilannya (adjustable volume pipette) antara 1μl hingga 20 μl, atau mikropipet yang tak dapat dikontrol volumenya, hanya tersedia satu alternatif volume (fixed volume pipette) misalnya mikropipet 5 μl. dalam penerapannya, mukropipet membutuhkan tip.

3.Tabung respons (Reaction Tube / Test Tube)

Di dalam mikrobiologi, tabung respon diterapkan untuk uji-uji biokimiawi dan menumbuhkan mikroba.Tabung respon dapat diisi media padat maupun cair. Tutup tabung tanggapan dapat berupa kapas, tutup metal, tutup plastik atau almunium foil. Media padat yang dimasukkan ke tabung respons bisa dikontrol menjadi 2 wujud berdasarkan fungsinya, merupakan media supaya tegak (deep tube agar) dan agar miring (slants supaya). Untuk membuat supaya miring, perlu diperhatikan seputar kemiringan media adalah luas permukaan yang kontak dengan udara tidak terlalu sempit atau tak terlalu lebar dan hindari jarak media yang terlalu dekat dengan mulut tabung karena memperbesar resiko kontaminasi. Untuk alas an efisiensi, media yang ditambahkan berkisar 10-12 ml setiap tabung.

4.Labu Erlenmeyer (Erlenmeyer Flask)

Berfungsi untuk menampung larutan, bahan atau cairan yang. Labu Erlenmeyer dapat diaplikasikan untuk meracik dan menghomogenkan bahan-bahan komposisi media, menampung akuades, kultivasi mikroba dalam tradisi cair, dan lain-lain. Terdapat beberapa pilihan menurut volume cairan yang bisa ditampungnya yaitu 25 ml, 50 ml, 100 ml, 250 ml, 300 ml, 500 ml, 1000 ml, dll.

5.Beaker Glass

Beaker glass ialah alat yang mempunyai banyak fungsi. Di dalam mikrobiologi, dapat dipakai untuk preparasi media media, menampung akuades dan lainnya.

6.Gelas ukur (Graduated Cylinder)

Berkhasiat untuk menilai volume suatu cairan, seperti labu erlenmeyer, gelas ukur mempunyai sebagian pilihan menurut skala volumenya.

7.Cawan Petri (Petri Dish)

Cawan petri berfungsi untuk membiakkan (kultivasi) mikroorganisme. Medium dapat dituang ke cawan bagian bawah dan cawan bagian atas sebagai penutup. Cawan petri tersedia dalam beragam jenis ukuran, diameter cawan yang biasa berdiameter 15 cm bisa menampung media sebanyak 15-20 ml, meski cawan berdiameter 9 cm kaprah-kaprah cukup diisi media sebanyak 10 ml.

8.Batang L (L Rod)

Batang L berguna untuk menyebarkan cairan di permukaan mediaagar supaya kuman yang tersuspensidalam cairan tersebut tersebar merata. Alat ini juga disebut spreader.

9.Tabung Durham (Durham Tube)

Tabung durham merupakan tabung yang mempunyai bentuk yang sama dengan tabung reaksi melainkan mempunyai ukuran yang lebih kecil dibanding tabung reaksi. Berfungsi untuk menampung hasil fermentasi mikroorganisme berupa gas. Dalam pemakaiannya, karenanya tabung durham itu ditempatkan terbalik di dalam tabung respons yang lebih besar dan tabung ini kemudian diisi dengan medium cair. Sesudah seluruhnya disterilkan dan medium sudah dingin, maka bisa dikerjakan inokulasi. Jikalau bakteri yang ditumbuhkan dalam media hal yang demikian memang menciptakan gas, maka gas akan nampak sebagai gelembung pada dasar tabung durham.

10.Termometer (thermometer)

Termometer adalah batang kaca yang panjangnya 300 mm, diameter 6-7 mm berisi air raksa dan gas, serta dilengkapi dengan skala derajat Celcius. Berfungsi untuk mengukur suhu suatu larutan atau ruang inkubator. Prinsip kerjanya merupakan mengevaluasi temperatur pantas laju air raksa di dalam thermometer.

Apparatus

1.Pembakar Bunsen (Bunsen Burner)

Salah satu alat yang berfungsi untuk menciptakan keadaan yang steril ialah pembakar bunsen. Api yang menyala dapat membikin aliran udara karena oksigen dikonsumsi dari bawah dan diinginkan kontaminan ikut terbakar dalam pola aliran udara tersebut. Untuk sterilisasi jarum ose atau yang lain, komponen api yang paling cocok untuk memijarkannya yaitu bagian api yang berwarna biru (paling panas). Perubahan bunsen bisa menggunakan bahan bakar gas atau metanol.

2.Hot plate stirrer dan Stirre bar

Hot plate stirrer dan Stirrer bar (magnetic stirrer) berfungsi untuk menghomogenkan suatu larutan dengan pengadukan. Pelat (plate) yang terdapat dalam alat ini dapat dipanaskan sehingga sanggup mempercepat proses homogenisasi. Pengadukan dengan bantuan batang magnet Hot plate dan magnetic stirrer seri SBS-100 dari SBS® misalnya cakap menghomogenkan hingga 10 L, dengan kecepatan betul-betul lambat hingga 1600 rpm dan dapat dipanaskan sampai 425oC.

3.Autoklaf (Autoclave)

Autoklaf merupakan alat pemanas tertutup yang dipakai untuk mensterilisasi suatu benda menerapkan uap bersuhu dan bertekanan tinggi (1210C, 15 lbs) selama kurang lebih 15 menit. Penurunan tekanan pada autoklaf tak dimaksudkan untuk membunuh mikroorganisme, tapi meningkatkan suhu dalam autoklaf. Temperatur yang tinggi inilah yang akan membunuh microorganisme. Autoklaf lebih-lebih ditujukan untuk membunuh endospora, adalah sel resisten yang diproduksi oleh kuman, sel ini tahan terhadap pemanasan, kekeringan, dan antibiotik. Pada spesies yang sama, endospora dapat bertahan pada keadaan lingkungan yang bisa membunuh sel vegetatif bakteri hal yang demikian[1]. Endospora bisa dibunuh pada temperatur 100 °C, yang adalah titik didih air pada tekanan atmosfer normal. Pada suhu 121 °C, endospora bisa dibunuh dalam waktu 4-5 menit, dimana sel vegetatif bakteri bisa dibunuh hanya dalam waktu 6-30 detik pada temperatur 65 °C.Perhitungan waktu sterilisasi autoklaf dimulai dikala temperatur di dalam autoklaf mencapai 121 °C. Jika obyek yang disterilisasi cukup tebal atau banyak, transfer panas pada komponen dalam autoklaf akan melambat, sehingga terjadi perpanjangan waktu pemanasan total untuk menentukan bahwa semua obyek bersuhu 121 °C untuk waktu 10-15 menit. Perpanjangan waktu juga diperlukan saat cairan dalam volume besar akan diautoklaf sebab volume yang besar memerlukan waktu yang lebih lama untuk menempuh suhu sterilisasi. Kinerja autoklaf diuji dengan indicator biologi, seumpama Bacillus stearothermophilus.

4.oven

Oven Berfungsi untuk sterilisasi kering. alat-alat yang disterilkan menerapkan oven antaralain perlengkapan gelas seperti cawan petri, tabung reaksi, dsb. serilisasi kerning dengan oven dilaksanakan dengan cara memanaskan dengan temperatur 180oC selama 1 jam.

5.Inkubator (Incubator)

Inkubator yaitu alat untuk menginkubasi atau memeram mikroba pada temperatur yang terkontrol. Alat ini dilengkapi dengan pengatur temperatur dan pengatur waktu.

6.Penangas air (Water bath)

Penangas air besfungsi untuk menaruh media supaya (yang dipakai untuk analisa dengan teknik tuang / pure plate ) agar media konsisten dalam keadaan leleh/cair, bisanya suhu dikuasai pada kisaran 40-45oC. Untuk menjaga air pada penangas air tidak terkontaminasi mikro organisme maka perlu ditambahkan citric acid 0.3% dan potassium sorbat 0.1%.

7.PH Meter

PH meter berfungsi untuk mencek derajat keasaman / PH media, sebab derajat keasaman sangan berdampak terhadap pertumbuhan mikroba.

8.Timbangan digital / neraca digital

Neraca komputerisasi berfungsi untuk menimbang media dan juga sample atau figur uji ketika preparasi.

9.Biological Safety Cabinet / Laminar Air Flow

Biological Safety Cabinet (BSC) atau dapat juga disebut Laminar Air Flow (LAF) adalah alat yang bermanfaat untuk berprofesi secara aseptis sebab BSC mempunyai pola pengaturan dan penyaring aliran udara sehingga menjadi steril dan aplikasisinar UV sebagian jam sebelum diterapkan.

10.Colony counter

Alat ini bermanfaat untuk memudahkan perhitungan koloni yang tumbuh sesudah diinkubasi di dalam cawankarena adanya kaca pembesar. Selain itu alat hal yang demikian dilengkapi dengan skala/ kuadran yang amat bermanfaat untuk pengamatan pertumbuhan koloni sungguh-sungguh banyak. Jumlah koloni pada cawan Petri dapat ditandai dan dihitung otomatis yang dapat di-reset.

11.Mikroskop Sinar (Brightfield Microscope)

Salah satu alat untuk mengamati sel mikroorganisme ialah mikroskop sinar. Dengan mikroskop kita bisa memperhatikan sel bakteri yang tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Pada umumnya mata tidak mampu membedakan benda dengan diameter lebih kecil dari 0,1 mm.

12.Mikroskop stereo (Zoom Stereo Microscope)

Mikroskop ini berfungsi untuk memandang obyek yang memerlukan perbesaran tak terlalu besar. Di Laboratorium Mikrobiologi, mikroskop stereo umumnya dipakai untuk memperhatikan secara terperinci format koloni dan jamur.

Baca Artikel Terkait Tentang Laboratorium Akreditasi KAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15